Kasir: tarik tunai, transfer, setor tunai, bayar tagihan, dan cek saldo (BRILink)
Cara mencatat layanan agen keuangan dengan benar — nominal, biaya jasa, admin bank, dan cek mutasi — supaya laci dan rekening cocok dan omzet tidak melonjak palsu.
Untuk siapa & kapan dipakai
Untuk konter yang juga menjadi agen BRILink atau agen bank sejenis. Ubin Agen keuangan di kasir punya lima layanan: Tarik tunai, Transfer ATM, Setor tunai, Cek saldo, dan Layanan lain (tagihan, top-up, dan layanan bank lain).
Yang perlu diingat: nominal yang ditarik atau disetor bukan omzet. Nominal itu hanya uang pelanggan yang lewat — laci dan rekening konter bertukar isi. Yang dihitung sebagai penjualan hanya biaya jasa, dan admin bank dicatat sebagai modal. Dengan begitu omzet tidak melonjak palsu dan untung harian agen terlihat jelas.
Langkah-langkah
Tarik tunai
- Buka Kasir → ubin Agen keuangan → pilih Tarik tunai.
- Isi Nominal tarik — uang tunai yang akan kamu serahkan dari laci.
- Isi Biaya jasa, lalu pilih ke mana biaya itu masuk di Biaya jasa masuk ke: Tunai (dipotong dari uang yang diserahkan — pelanggan menerima nominal dikurangi biaya), Rekening, atau Saldo aplikasi.
- Isi Admin bank (modal) bila bank memotong admin dari rekening konter.
- Pilih Cara pelanggan bayar: ATM / gesek kartu, Transfer bank/e-wallet, atau QRIS.
- Pilih laci yang uangnya berkurang dan rekening tujuan di Masuk ke rekening/aplikasi.
- Bila dibayar transfer atau QRIS: buka mutasi rekening konter, pastikan uangnya sudah masuk, lalu centang Dana sudah masuk — saya sudah cek mutasi.
- Periksa pratinjau akibatnya, mis. "Laci −Rp 500.000 · BRI +Rp 505.000".
- Tekan Simpan & serahkan uang, periksa konfirmasi, tekan Ya, simpan — baru serahkan uangnya.
Transfer ATM
Pelanggan menyerahkan kartu ATM-nya sendiri dan uang dikirim dari rekening pelanggan. Nominal transfer hanya keterangan; laci dan saldo konter tidak berubah. Yang masuk kas konter hanya Biaya jasa — pilih tujuannya, lalu Simpan transaksi.
Setor tunai
Pelanggan menyerahkan uang tunai untuk dikirim dari rekening konter. Isi Nominal setor, Biaya jasa, Admin bank (modal), pilih Cara bayar biaya jasa, dan rekening yang berkurang. Laci bertambah sebesar nominal, rekening berkurang. Bila saldo rekening tidak cukup, muncul peringatan Saldo … tidak cukup dengan tautan Isi saldo di menu Kas.
Layanan lain: bayar tagihan (PLN, BPJS, cicilan…)
Pelanggan menyerahkan uang tagihannya, lalu kamu membayarkannya dari rekening atau aplikasi agen. Uangnya bergerak seperti setor tunai.
- Pilih Layanan lain, lalu isi Nominal tagihan — uang yang dibayarkan untuk pelanggan.
- Pilihan Uang tagihan dari muncul setelah nominal diisi. Biarkan Pelanggan bayar ke konter (bawaan). Pilih Kartu/rekening pelanggan sendiri hanya bila tagihan dibayar dari kartu ATM pelanggan; nominalnya lalu sekadar keterangan.
- Isi Keterangan singkat, mis. "Bayar PLN pascabayar" atau "BPJS". Keterangan ini tampil sebagai nama layanan di riwayat dan struk.
- Isi Biaya jasa dan Admin bank (modal).
- Pilih Cara pelanggan bayar: Tunai = uang tagihan + biaya jasa masuk laci; Transfer bank atau QRIS = masuk ke kas transfer/QRIS yang dipilih.
- Periksa Uang bergerak: Masuk ke (laci atau kas transfer/QRIS) dan Dibayarkan dari rekening/aplikasi (rekening agen). Bila ada lebih dari satu rekening agen, pilih rekeningnya. Pratinjau menunjukkan, mis., "Laci +Rp 153.000 · BRI −Rp 151.500".
- Tekan Simpan transaksi.
Nominal tagihan bukan omzet — yang masuk penjualan hanya biaya jasanya, dengan admin bank sebagai modal. Bila saldo rekening kurang, muncul peringatan dengan tautan Isi saldo di menu Kas.
Cek saldo
Isi Harga jual (0 kalau digratiskan) dan admin bank bila ada. Nominal yang ditransaksikan hanya keterangan dan tidak dihitung sebagai penjualan.
Untuk semua layanan, Nomor HP pelanggan boleh diisi supaya transaksinya mudah dicari lagi di riwayat.
Di aplikasi Android
- Pilih Agen keuangan di langkah Mau catat apa?, lalu isi langkah Pilih layanan, isi nominalnya.
- Isian, centang cek mutasi, dan tombol Simpan & serahkan uang sama dengan di web.
- Jasa keuangan yang dibayar tunai, transfer, QRIS, atau kartu boleh dicatat saat sinyal hilang dan dikirim otomatis begitu online.
Tips & kesalahan umum
- Muncul Uang di Laci tidak cukup? Laci tidak boleh minus. Pindahkan uang ke laci itu dulu (menu Kas → Pindah kas) atau pilih laci lain.
- Jangan mencatat tarik tunai sebagai Transaksi digital — omzet akan melonjak dan laci tidak cocok.
- Salah pilih rekening setelah tersimpan? Buka rinciannya di Riwayat lalu Perbaiki → Pindahkan ke kas yang benar.
Istilah di panduan ini
- Agen keuangan
- Menu kasir untuk layanan BRILink dan sejenisnya: tarik tunai, transfer, setor tunai, dan cek saldo. Setiap transaksi menggerakkan laci dan rekening agen sekaligus. Nominal titipan pelanggan tidak masuk omzet; yang masuk penjualan hanya biaya jasanya.
- Tarik tunai
- Layanan agen keuangan ketika pelanggan mengambil uang tunai dari konter dan membayarnya lewat kartu ATM, transfer, atau QRIS ke rekening agen. Laci berkurang sebesar nominal, rekening agen bertambah; hanya biaya jasa yang masuk penjualan. Untuk transfer atau QRIS, cek mutasi dulu sebelum menyerahkan uang.
- Setor tunai
- Layanan agen keuangan ketika pelanggan menyerahkan uang tunai untuk dikirim ke rekening. Uang tunai masuk laci dan saldo rekening agen berkurang sebesar nominalnya; hanya biaya jasa yang masuk penjualan.
- Biaya jasa
- Uang yang dibayar pelanggan untuk layanan agen keuangan seperti tarik tunai, transfer, atau setor tunai. Biaya jasa inilah yang masuk penjualan dan omzet, bukan nominal transaksinya.
- Cek mutasi
- Memastikan uang pelanggan benar-benar sudah masuk ke rekening atau QRIS sebelum uang tunai diserahkan. Untuk tarik tunai yang dibayar transfer atau QRIS, kasir mencentang "Dana sudah masuk, saya sudah cek mutasi"; yang tanpa centang masuk antrean "Belum dicek mutasi" untuk diperiksa pemilik.
- Omzet
- Total penjualan berhasil dikurangi refund dalam satu periode. Untuk agen BRILink, yang dihitung hanya biaya jasanya; nominal tarik tunai, transfer, dan setor tunai adalah uang titipan pelanggan sehingga tidak masuk omzet.
- Laci
- Kas berisi uang tunai fisik di satu cabang, misalnya Laci depan atau Laci BRILink. Semua uang tunai dari kasir, pengeluaran, bon, dan kasbon tercatat ke laci, dan isinya dihitung saat tutup shift.
- Saldo aplikasi
- Saldo modal jualan di aplikasi supplier seperti Digipos atau Stored Pulsa. Setiap transaksi digital mengurangi saldo yang dipilih sebesar modalnya, dan isi ulang menambahnya. Saldo hanya bergerak lewat catatan, jadi bila beda dengan aplikasi aslinya pakai Cocokkan saldo.
- Harga modal
- Harga pokok yang dikeluarkan konter untuk satu barang atau transaksi. Untuk transaksi digital, modal mengurangi saldo aplikasi yang dipakai. Laba dihitung dari harga modal yang tercatat saat transaksi, jadi mengubah harga modal sekarang tidak mengubah laba transaksi lama.
Baca juga
- Kasir: jual pulsa, paket data, e-wallet, token listrik, dan tagihanLangkah mencatat transaksi digital di kasir — pakai Ketik cepat, pilih produk, cek harga modal dan harga jual, pilih saldo aplikasi, lalu simpan.
- Kasir ritel: scan barcode, keranjang, harga grosir, diskon, dan kembalianCatat belanja toko kelontong, warung, atau minimarket dalam satu keranjang: scan barcode dengan pemindai atau kamera, pilih satuan, harga grosir otomatis, diskon, uang diterima dan kembalian, bon, lalu cetak struk.
- Kasir: jual voucher, kartu perdana, dan aksesorisCara mencatat penjualan barang etalase berstok — voucher fisik, kartu perdana, charger, kabel, casing — dan bagaimana stoknya berkurang otomatis.
Masih bingung?
Masuk lalu buka menu Bantuan untuk bertanya ke chatbot atau mengirim tiket ke tim Tokona.


