Langsung ke isi

Kamus istilah

Arti istilah yang kamu temui di Tokona, dengan contoh dan tautan ke panduannya.

AbsensiKaryawan & shift
Catatan absen masuk dan pulang karyawan, masing-masing dengan foto selfie dan lokasi GPS. Absen hanya diterima di dalam radius konter, dan rekap kehadiran (terlambat, tidak hadir, jam kerja) tersedia per periode.
Contoh: Dewi absen masuk pukul 08.03 untuk shift Pagi 08.00: masih dihitung tepat waktu karena ada toleransi 5 menit.
Disebut juga: absen, absen selfie, presensi, kehadiran, absen masuk, absen pulang
Baca panduannya
Admin bankTransaksi
Biaya yang dipotong bank atau aplikasi agen saat konter melayani transaksi agen keuangan. Di kasir Agen keuangan, admin bank dicatat sebagai modal, sedangkan biaya jasa dari pelanggan dicatat sebagai penjualan.
Contoh: Transfer dengan biaya jasa Rp7.000 dan admin bank Rp2.500: laba kotornya Rp4.500.
Disebut juga: biaya admin, potongan bank, admin brilink
Baca panduannya
Agen keuanganTransaksi
Menu kasir untuk layanan BRILink dan sejenisnya: tarik tunai, transfer, setor tunai, dan cek saldo. Setiap transaksi menggerakkan laci dan rekening agen sekaligus. Nominal titipan pelanggan tidak masuk omzet; yang masuk penjualan hanya biaya jasanya.
Contoh: Tarik tunai Rp500.000 dengan biaya jasa Rp5.000 lewat transfer tercatat "Laci −Rp500.000 · BRI +Rp505.000".
Disebut juga: brilink, agen brilink, jasa keuangan, menu keuangan, agen bank, laku pandai
Baca panduannya
Ajak KonterAkun & paket
Menu untuk mengajak pemilik konter lain memakai aplikasi lewat kode atau tautan ajakan milik kontermu. Konter yang mendaftar lewat tautanmu tercatat sebagai ajakanmu, dan poin masuk setelah konter itu membayar langganan.
Disebut juga: kode ajakan, referral, ajak teman, poin ajakan
Baca panduannya
Ambil pemilikUang & kas
Catatan uang yang diambil pemilik dari kas konter, misalnya untuk kebutuhan pribadi atau mengembalikan modal. Dicatat terpisah dari pengeluaran usaha, jadi tidak mengurangi laba, tetapi saldo kasnya berkurang dan tampil sebagai "Diambil pemilik" di riwayat kas.
Contoh: Pemilik mengambil Rp300.000 dari laci untuk belanja rumah: catat sebagai Ambil uang, kategori Kebutuhan pribadi.
Disebut juga: ambil uang, diambil pemilik, tarik pemilik, uang pribadi
Baca panduannya
Arsip produkStok & produk
Produk yang diarsipkan hilang dari pilihan kasir, tetapi riwayat penjualannya tetap utuh. Produk yang pernah terjual tidak bisa dihapus permanen, hanya diarsipkan; produk arsip bisa diaktifkan lagi kapan saja.
Disebut juga: arsipkan, diarsipkan, hapus produk, nonaktifkan produk, sembunyikan produk
Baca panduannya
Arus kasLaporan
Laporan uang masuk dan keluar di setiap kas (laci, rekening, QRIS, aplikasi saldo) dalam satu periode. Modal pemilik dan uang yang diambil pemilik dipisah dari usaha, kas konter dan kas agen BRILink dihitung terpisah, dan pindah kas ditampilkan sebagai perpindahan di dalam konter.
Disebut juga: cash flow, laporan arus kas, uang masuk keluar
Baca panduannya
Asisten AIAkun & paket
Asisten yang menjawab pertanyaan tentang data kontermu sendiri (laba, penjualan, kas, stok, bon), membantu mengubah foto daftar harga menjadi pratinjau produk, dan menyusun ringkasan. Asisten hanya membaca data; setiap perubahan baru tersimpan setelah kamu menekan konfirmasi di kartu usulannya. Pemakaiannya memotong kredit AI.
Contoh: Tanya "berapa laba minggu ini?" lalu asisten menjawab dari laporan konter.
Disebut juga: ai, asisten, tanya data, chat ai
Baca panduannya
Aturan kasUang & kas
Pengaturan kas mana yang boleh dipilih kasir dan mana yang otomatis terpilih untuk setiap jenis transaksi dan cara bayar, untuk semua cabang atau satu cabang. Tanpa aturan, aplikasi memakai bawaan: tunai ke laci, transfer ke rekening, QRIS ke kas QRIS.
Contoh: Atur tarik tunai BRILink hanya boleh memakai Laci BRILink dan rekening BRI agen.
Disebut juga: kas bawaan, pilihan kas kasir, atur kas
Baca panduannya
Batas kasbonKaryawan & shift
Jumlah kasbon terbesar yang boleh diajukan seorang karyawan, dihitung dari persen gaji pokok bulanannya. Persennya diatur pemilik di Pengaturan; karyawan yang gajinya belum diisi belum bisa kasbon.
Contoh: Gaji pokok Rp2.000.000 dengan batas 30% berarti kasbon paling banyak Rp600.000.
Disebut juga: limit kasbon, maksimal kasbon, plafon kasbon
Baca panduannya
Batas waktu prosesTopup Store
Lama paling lama sebuah pesanan Topup Store boleh berstatus Diproses tanpa hasil dari penyedia (saat ini 1 jam). Setelah lewat, sistem mengecek sekali lagi; bila masih belum ada hasil, pesanan otomatis dinyatakan gagal dan dananya dikembalikan sesuai cara bayarnya.
Disebut juga: diproses lama, pesanan macet, gagal otomatis, timeout
Baca panduannya
Berita acaraKaryawan & shift
Catatan resmi hasil tutup shift: kas awal, kas seharusnya, uang yang dihitung, selisih, setoran, kas yang diteruskan, dan sisa saldo tiap kas. Angkanya dibekukan saat shift ditutup dan tidak berubah lagi, termasuk bila ada refund atau koreksi sesudahnya.
Contoh: Bila dua minggu kemudian ada pertanyaan soal shift Sabtu malam, buka berita acaranya: angka saat itu tetap sama.
Disebut juga: ba shift, laporan shift, bukti shift, catatan serah terima
Baca panduannya
Biaya jasaTransaksi
Uang yang dibayar pelanggan untuk layanan agen keuangan seperti tarik tunai, transfer, atau setor tunai. Biaya jasa inilah yang masuk penjualan dan omzet, bukan nominal transaksinya.
Contoh: Setor tunai Rp1.000.000 dengan biaya Rp5.000: penjualan yang tercatat hanya Rp5.000.
Disebut juga: fee, ongkos jasa, fee brilink, biaya admin pelanggan
Baca panduannya
BonUang & kas
Penjualan yang dibayar belakangan. Di kasir, pilih cara bayar Bon dan pelanggannya; penjualannya tetap tercatat, dan sisanya otomatis menjadi piutang pelanggan di menu Hutang piutang sampai dilunasi. Cara bayar Bon butuh internet.
Contoh: Pak Budi beli pulsa Rp25.000 tapi bayar besok: catat sebagai bon atas nama Pak Budi.
Disebut juga: ngebon, bayar nanti, utang pelanggan, kasbon pelanggan, nota
Baca panduannya
Bukti transferAkun & paket
Foto atau PDF tanda transfer yang diunggah dari menu Langganan saat membayar paket lewat transfer, beserta nama pengirim, bank, dan tanggal transfer. Tim memeriksanya paling lama 1×24 jam hari kerja; bila ditolak, alasannya tertulis dan kamu bisa mengunggah bukti yang benar.
Disebut juga: bukti bayar, struk transfer, konfirmasi pembayaran, unggah bukti
Baca panduannya
CabangAkun & paket
Satu lokasi usaha di dalam akun konter. Transaksi, stok, dan kas tercatat per cabang, sehingga pemilik bisa melihat satu cabang atau semua sekaligus. Karyawan bisa ditempatkan di satu cabang saja atau di semua cabang.
Disebut juga: outlet, toko cabang, multi outlet, lokasi
Baca panduannya
Cabang aktifAkun & paket
Cabang yang sedang dipilih di pemilih cabang bagian atas aplikasi. Transaksi yang kamu catat masuk ke cabang aktif, dan angka di layar mengikuti cabang itu. Cabang yang dinonaktifkan tidak bisa dipakai mencatat.
Contoh: Sebelum menjual di Cabang Pasar, pastikan pemilih cabang di atas menunjukkan Cabang Pasar.
Disebut juga: pilih cabang, ganti cabang, cabang terpilih
Baca panduannya
Cek mutasiUang & kas
Memastikan uang pelanggan benar-benar sudah masuk ke rekening atau QRIS sebelum uang tunai diserahkan. Untuk tarik tunai yang dibayar transfer atau QRIS, kasir mencentang "Dana sudah masuk, saya sudah cek mutasi"; yang tanpa centang masuk antrean "Belum dicek mutasi" untuk diperiksa pemilik.
Contoh: Pelanggan menunjukkan layar "transfer berhasil": tetap buka mutasi rekening BRI dulu sebelum menyerahkan Rp500.000.
Disebut juga: cek dana masuk, belum dicek mutasi, mutasi rekening, bukti transfer palsu
Baca panduannya
Cek nama akunTopup Store
Pemeriksaan nama pemilik akun game dari ID yang diketik, sebelum topup dikirim, supaya tidak salah kirim. Ada kuota cek gratis; lewat dari kuota, setiap cek memotong saldo Topup Store.
Contoh: Ketik ID Mobile Legends pelanggan, lalu pastikan nama yang muncul sama dengan nama akun yang ia sebut.
Disebut juga: cek username, cek id game, cek nickname, biaya cek nama
Baca panduannya
Cek stiker QRISUang & kas
Pengingat di kasir pada awal shift untuk memastikan stiker QRIS di meja masih atas nama merchant konter. Hanya muncul bila pemilik mengisi nama merchant QRIS di Keamanan kas. Hasilnya ikut tercatat di berita acara shift.
Disebut juga: stiker qris, qris palsu, qris ditempel, nama merchant
Baca panduannya
Chatbot (Tanya)Akun & paket
Tempat bertanya cara pakai aplikasi dengan bahasa sehari-hari, di tab Tanya pada menu Bantuan atau di gelembung chat halaman depan. Jawabannya bersumber dari panduan, kamus istilah, dan artikel bantuan; bila butuh keputusan tim, chatbot mengarahkan ke tiket.
Disebut juga: tanya, chat bantuan, cs, bot bantuan
Baca panduannya
CicilanUang & kas
Pembayaran sebagian atas bon pelanggan atau hutang ke suplier. Setiap cicilan mengurangi sisa tagihan dan dicatat dengan cara bayarnya; yang tunai ikut dihitung di serah terima shift cabang itu.
Contoh: Bon Rp200.000 dibayar Rp50.000 hari ini: sisa piutangnya menjadi Rp150.000.
Disebut juga: bayar sebagian, angsuran, nyicil, pelunasan
Baca panduannya
Cocokkan saldoUang & kas
Menyamakan saldo kas di aplikasi dengan saldo sebenarnya (misalnya saldo di Digipos atau di rekening). Selisihnya dicatat sebagai penyesuaian di riwayat kas, jadi jejaknya tetap terlihat.
Contoh: Di aplikasi tertulis Stored Pulsa Rp812.000, tetapi di aplikasi aslinya Rp800.000: cocokkan saldo, tercatat penyesuaian −Rp12.000.
Disebut juga: penyesuaian saldo, samakan saldo, saldo tidak cocok, rekonsiliasi
Baca panduannya
Daftar harga contohStok & produk
Kumpulan produk siap pakai (pulsa, paket data, aksesoris, jasa servis) yang bisa ditambahkan sekali tekan dari kartu mulai di dasbor, lalu disesuaikan harganya. Produk yang sudah ada tidak diubah.
Disebut juga: produk contoh, template harga, harga bawaan
Baca panduannya
Dana dikembalikanTopup Store
Status pesanan Topup Store yang gagal dan dananya sudah dikembalikan. Pesanan yang dibuat konter dan dibayar QRIS atau transfer: dananya masuk saldo Topup Store. Pesanan potong saldo: saldo yang terpotong dikembalikan. Pesanan dari web toko: pelanggan mengajukan pengembalian lewat halaman pesanannya.
Disebut juga: refund topup, topup gagal, uang kembali, dana pesanan gagal
Baca panduannya
DasborLaporan
Halaman pertama setelah masuk: angka hari ini, rekap, dan blok "Perlu perhatian" yang hanya muncul bila ada hal yang harus diurus, seperti refund menunggu persetujuan, tarik tunai belum dicek mutasi, atau unit servis yang lama belum diambil.
Disebut juga: beranda, dashboard, halaman utama, perlu perhatian
Baca panduannya
DP (uang muka)Servis
Uang muka yang dibayar pelanggan saat menitipkan unit servis. DP masuk kas sesuai cara bayarnya dan dikurangkan dari tagihan ketika unit diserahkan, sehingga yang dibayar saat ambil hanya sisanya.
Contoh: Ganti LCD Rp450.000 dengan DP Rp150.000: saat unit diambil pelanggan tinggal membayar Rp300.000.
Disebut juga: uang muka, dp servis, panjar, down payment
Baca panduannya
Hak aksesKaryawan & shift
Daftar menu yang boleh dibuka seorang karyawan, misalnya Kasir, Produk & harga, Riwayat, Absensi, Laporan, Kelola kas, atau Persetujuan kas. Diatur pemilik di Kelola karyawan; karyawan hanya melihat menu yang dicentang, dan modal serta laba hanya tampil bagi yang punya akses Riwayat atau Laporan.
Disebut juga: izin, izin menu, akses karyawan, role, permission
Baca panduannya
Harga jualStok & produk
Harga yang dibayar pelanggan. Diambil dari daftar harga di Produk & harga, dan untuk transaksi digital masih bisa diubah kasir saat mencatat. Selisih harga jual dengan harga modal adalah laba kotor transaksi itu.
Contoh: Pulsa 10.000 dengan modal Rp10.300 dijual Rp12.000: laba kotornya Rp1.700.
Disebut juga: harga ecer, harga pelanggan, harga jual eceran
Baca panduannya
Harga modalStok & produk
Harga pokok yang dikeluarkan konter untuk satu barang atau transaksi. Untuk transaksi digital, modal mengurangi saldo aplikasi yang dipakai. Laba dihitung dari harga modal yang tercatat saat transaksi, jadi mengubah harga modal sekarang tidak mengubah laba transaksi lama.
Disebut juga: modal, harga pokok, hpp, harga beli, harga dasar
Baca panduannya
HutangUang & kas
Uang orang lain yang masih di tangan konter dan harus dibayar, biasanya ke suplier atau distributor. Dicatat di menu Hutang piutang beserta jatuh tempo dan pembayarannya.
Contoh: Ambil stok voucher Rp1.500.000 dari distributor, bayar akhir bulan: catat sebagai hutang ke distributor itu.
Disebut juga: utang, hutang suplier, utang distributor, tagihan suplier
Baca panduannya
Jadwal shiftKaryawan & shift
Pembagian jam jaga per karyawan per hari, diatur di menu Absensi & shift. Tersedia templat Pagi, Siang, dan Malam yang jamnya bisa disesuaikan. Jadwal ini menjadi dasar hitungan terlambat saat absen.
Disebut juga: jadwal jaga, roster, jam kerja, atur shift
Baca panduannya
Jasa servisServis
Jenis pekerjaan perbaikan yang ditawarkan konter, misalnya ganti LCD atau ganti baterai, beserta tarifnya. Disimpan di Produk & harga atau Master servis supaya kasir cukup memilih saat menerima unit.
Disebut juga: tarif servis, jenis jasa, ongkos servis, biaya perbaikan
Baca panduannya
Jatuh tempoUang & kas
Tanggal batas bon atau hutang harus dilunasi. Bon dan hutang baru mendapat jatuh tempo bawaan dari Pengaturan, bisa diubah per catatan. Yang lewat jatuh tempo dikelompokkan menurut lamanya di laporan hutang piutang.
Disebut juga: tempo, batas bayar, lewat tempo, telat bayar
Baca panduannya
KaryawanKaryawan & shift
Anggota konter yang punya akun sendiri untuk masuk ke aplikasi, ditambahkan pemilik di Kelola karyawan. Setiap transaksi, absen, dan tutup shift tercatat atas nama karyawan yang melakukannya. Jumlah karyawan mengikuti paket konter.
Disebut juga: pegawai, kasir, staf, penjaga konter, akun karyawan
Baca panduannya
KasUang & kas
Setiap tempat uang konter: laci, rekening bank, QRIS, e-wallet, aplikasi saldo (Digipos, Stored Pulsa), rekening agen BRILink, dan saldo server pulsa. Semua terdaftar di menu Kas, dikelompokkan Konter dan Agen keuangan, dan setiap gerakan uangnya tercatat di riwayat.
Disebut juga: tempat uang, dompet, daftar kas
Baca panduannya
Kas awalKaryawan & shift
Uang tunai di laci saat shift dimulai, yaitu kas yang diteruskan dari shift sebelumnya. Kas awal adalah titik mula hitungan kas seharusnya.
Contoh: Shift pagi meneruskan Rp300.000 di laci, jadi kas awal shift siang Rp300.000.
Disebut juga: modal laci, uang awal, saldo awal laci, kembalian awal
Baca panduannya
Kas harianLaporan
Laporan uang yang benar-benar masuk dan keluar pada satu hari, dipisah menurut cara bayar, beserta saldo di aplikasi jualan. Dipakai untuk mencocokkan laci sebelum tutup toko.
Disebut juga: laporan kas, kas hari ini, uang hari ini
Baca panduannya
Kas seharusnyaUang & kas
Jumlah uang tunai yang seharusnya ada di laci, dihitung sistem dari kas awal ditambah semua transaksi tunai, setor dan tarik tunai, pengeluaran, pembayaran bon, dan kasbon selama shift. Angka ini tidak diketik siapa pun, jadi menjadi patokan saat menghitung uang fisik.
Contoh: Kas awal Rp300.000 + penjualan tunai Rp1.200.000 − tarik tunai Rp500.000 − pengeluaran Rp50.000 = kas seharusnya Rp950.000.
Disebut juga: kas sistem, uang seharusnya, saldo laci seharusnya, expected cash
Baca panduannya
KasbonKaryawan & shift
Pinjaman uang dari konter ke karyawan. Karyawan mengajukan, pemilik menyetujui lalu mencairkan tunai dari laci atau transfer. Kasbon dibayar kembali lewat potong gaji, tunai ke laci, atau transfer, dan karyawan bisa melihat catatan kasbonnya sendiri.
Disebut juga: pinjaman karyawan, bon karyawan, utang karyawan
Baca panduannya
Kasir terkunciAkun & paket
Keadaan ketika kasir tidak bisa mencatat penjualan atau menerima unit servis baru karena masa coba atau langganan sudah berakhir. Riwayat dan laporan tetap bisa dibuka, dan kasir langsung terbuka lagi begitu pembayaran langganan disetujui.
Disebut juga: tidak bisa simpan, kasir dikunci, langganan habis, kasir mati
Baca panduannya
Ketik cepatTransaksi
Kotak isian di atas kasir untuk mempercepat pencatatan. Nomor HP atau nomor meter yang diketik atau dipindai langsung masuk ke Transaksi digital tanpa kredit. Bila Asisten AI aktif, kalimat seperti "tsel 10 ke 0812..." diubah menjadi kartu usulan yang baru tersimpan setelah ditekan Simpan.
Disebut juga: input cepat, pindai nomor, catat lewat chat
Baca panduannya
Kinerja karyawanLaporan
Laporan per karyawan: penjualan dan laba kotor yang dicatat, hasil tutup shift, serta catatan "shift cocok berturut-turut". Penanda "Perlu diperiksa" adalah petunjuk untuk dicek bersama, bukan tuduhan.
Disebut juga: laporan karyawan, performa karyawan, shift cocok
Baca panduannya
Komisi teknisiServis
Catatan bagian teknisi dari setiap unit servis yang diserahkan, berupa persen dari jasa atau rupiah per tiket, diatur per karyawan. Ini hanya informasi: tidak memindahkan uang kas, tidak memotong gaji, dan tidak membuat kasbon.
Disebut juga: komisi servis, bagi hasil teknisi, upah teknisi
Baca panduannya
KontakUang & kas
Orang atau usaha yang punya catatan hutang piutang dengan konter: Pelanggan (yang ngebon atau menitip uang) atau Suplier (distributor tempat konter membeli stok dan saldo).
Disebut juga: pelanggan, suplier, distributor, daftar kontak
Baca panduannya
KoreksiTransaksi
Cara membetulkan salah input tanpa mengedit atau menghapus data uang: ubah keterangan, pindahkan ke kas yang benar, perbaiki transaksi (dibalik lalu diganti), atau batalkan karena salah input. Koreksi bukan refund dan tampil terpisah; koreksi uang oleh karyawan bisa perlu persetujuan pemilik.
Contoh: Uang transfer pelanggan tercatat masuk BCA padahal masuk BRI: pakai "Pindahkan ke kas yang benar".
Disebut juga: salah input, perbaiki transaksi, edit transaksi, ubah transaksi, salah nomor
Baca panduannya
Kredit AIAkun & paket
Satuan pemakaian Asisten AI. Setiap jawaban atau pekerjaan AI memotong sejumlah kredit yang tertera di layar Asisten, dan kredit bisa diisi dari menu Asisten. Chatbot Tanya di menu Bantuan tidak memakai kredit.
Disebut juga: kredit, saldo ai, token ai, beli kredit
Baca panduannya
Laba bersihLaporan
Laba kotor dikurangi pengeluaran operasional dalam periode yang dipilih: yang benar-benar tersisa untuk konter. Angka minus berarti rugi.
Contoh: Laba kotor Rp4.000.000 − pengeluaran Rp1.500.000 = laba bersih Rp2.500.000.
Disebut juga: untung bersih, keuntungan bersih, net profit, rugi
Baca panduannya
Laba kotorLaporan
Pemasukan dikurangi modal (harga pokok) setiap transaksi, sebelum dikurangi pengeluaran. Margin adalah laba kotor dibagi pemasukan.
Contoh: Pemasukan Rp10.000.000 dengan modal Rp8.500.000: laba kotor Rp1.500.000, margin 15%.
Disebut juga: untung kotor, margin, gross profit, untung
Baca panduannya
LaciUang & kas
Kas berisi uang tunai fisik di satu cabang, misalnya Laci depan atau Laci BRILink. Semua uang tunai dari kasir, pengeluaran, bon, dan kasbon tercatat ke laci, dan isinya dihitung saat tutup shift.
Disebut juga: uang laci, kas laci, uang tunai, cash, brankas
Baca panduannya
LanggananAkun & paket
Masa aktif paket yang dibayar konter, bulanan atau tahunan. Status, tanggal berakhir, dan riwayat pembayarannya ada di menu Langganan; pengingat muncul beberapa hari sebelum masa aktif habis.
Disebut juga: berlangganan, perpanjang, masa aktif, bayar langganan, subscription
Baca panduannya
Masa cobaAkun & paket
Masa gratis 14 hari untuk konter yang baru mendaftar, dengan semua fitur terbuka dan tanpa transfer. Setelah habis, kasir berhenti mencatat transaksi baru sampai paket dibayar; data selama masa coba tetap tersimpan.
Disebut juga: trial, coba gratis, gratis 14 hari, uji coba
Baca panduannya
Mode offlineTransaksi
Di aplikasi Android, kasir tetap bisa mencatat penjualan saat sinyal hilang. Transaksi disimpan di Antrean offline HP lalu terkirim sendiri begitu sinyal kembali, tanpa tercatat dua kali. Toko ritel juga bisa mengantrekan pembelian, terima barang, bayar pemasok, hitungan opname, transfer stok, titip jual, dan retur sebagian. Bon, server pulsa, refund penuh, servis, uang muka & setoran penitip, dan tutup shift tetap butuh internet, dan catatan yang lebih dari 72 jam ditolak.
Contoh: Sinyal hilang saat jual voucher: struknya bertanda "STRUK SEMENTARA", lalu menjadi struk resmi setelah terkirim.
Disebut juga: offline, tanpa sinyal, sinyal hilang, antrean offline, menunggu kirim
Baca panduannya
Mutasi saldoUang & kas
Riwayat setiap gerakan uang di satu kas: transaksi, isi ulang, modal masuk, diambil pemilik, pindah kas, setoran shift, DP servis, pengeluaran, kasbon, koreksi, dan penyesuaian. Saldo kas selalu sama dengan jumlah mutasinya.
Disebut juga: riwayat saldo, riwayat kas, histori saldo, mutasi kas
Baca panduannya
OmzetLaporan
Total penjualan berhasil dikurangi refund dalam satu periode. Untuk agen BRILink, yang dihitung hanya biaya jasanya; nominal tarik tunai, transfer, dan setor tunai adalah uang titipan pelanggan sehingga tidak masuk omzet.
Contoh: Tarik tunai Rp500.000 dengan biaya Rp5.000 menambah omzet Rp5.000, bukan Rp505.000.
Disebut juga: omset, peredaran bruto, total penjualan, omzet bulanan
Baca panduannya
PaketAkun & paket
Pilihan langganan yang berbeda di batas karyawan, batas cabang, dan fitur yang terbuka. Daftar paket dan harganya selalu yang tampil di menu Langganan; paket bisa dinaikkan kapan saja.
Disebut juga: harga paket, pilih paket, naik paket, upgrade, turun paket
Baca panduannya
PanduanAkun & paket
Halaman cara pakai per menu di Pusat Bantuan, berisi langkah bernomor dan gambar untuk web dan Android. Ikon tanda tanya di kepala aplikasi membuka panduan untuk halaman yang sedang dibuka.
Disebut juga: bantuan, cara pakai, tutorial, pusat bantuan
Baca panduannya
PemasukanLaporan
Nilai jual semua transaksi berhasil di periode yang dipilih. Servis dihitung pada tanggal unit diserahkan, dan refund ikut mengurangi pada tanggal refund.
Disebut juga: penjualan, pendapatan, uang masuk, income
Baca panduannya
PemilikKaryawan & shift
Akun yang mendaftarkan konter. Pemilik bisa membuka semua menu, mengatur karyawan dan hak aksesnya, menyetujui refund dan kasbon, mengelola kas, serta membayar langganan.
Disebut juga: owner, bos, akun pemilik, juragan
Baca panduannya
PengeluaranLaporan
Biaya operasional yang dicatat di menu Pengeluaran, seperti sewa, listrik, kuota, gaji, dan perlengkapan. Pengeluaran mengurangi laba bersih; yang dibayar tunai dari laci ikut mengurangi kas seharusnya shift itu.
Contoh: Beli kertas struk Rp35.000 dari laci: catat sebagai pengeluaran kategori Perlengkapan.
Disebut juga: biaya, biaya operasional, belanja toko, expense
Baca panduannya
PeriodeLaporan
Rentang tanggal yang dilihat di laporan, dipilih di bagian atas: Hari ini, Minggu ini, Minggu lalu, Bulan ini, Bulan lalu, 30 hari terakhir, atau tanggal sendiri. Angka utama dibandingkan dengan periode sebelumnya.
Disebut juga: rentang tanggal, filter tanggal, bulan ini, minggu ini
Baca panduannya
Permintaan fiturAkun & paket
Kategori tiket untuk mengusulkan fitur atau perubahan yang belum ada di aplikasi. Usulan dibaca tim; chatbot tidak bisa menjanjikan kapan fitur dibuat.
Disebut juga: usul fitur, saran, request fitur, masukan
Baca panduannya
Persetujuan kasKaryawan & shift
Hak akses untuk menyetujui pengajuan refund kasir dan memeriksa tarik tunai yang belum dicek mutasi, selain pemilik. Pemegangnya tetap butuh orang lain untuk menyetujui refund atas penjualannya sendiri.
Disebut juga: izin persetujuan, kepala toko, approval, penyetuju
Baca panduannya
Pindah kasUang & kas
Catatan uang yang berpindah di dalam konter dari satu kas ke kas lain, misalnya setor uang laci ke rekening atau isi saldo Digipos dari rekening. Kas asal berkurang dan kas tujuan bertambah; tidak mengubah laba.
Contoh: Setor Rp1.000.000 dari laci ke rekening BRI agen: laci −Rp1.000.000, BRI +Rp1.000.000.
Disebut juga: transfer antar kas, isi saldo, setor ke rekening, pindah uang
Baca panduannya
PiutangUang & kas
Uang konter yang masih di tangan orang lain dan perlu ditagih, misalnya bon pelanggan atau uang yang dipinjamkan. Dicatat di menu Hutang piutang beserta jatuh tempo, cicilan, dan sisa tagihannya.
Disebut juga: tagihan, bon pelanggan, uang di luar, yang belum bayar
Baca panduannya
Potong gajiKaryawan & shift
Cara melunasi kasbon dengan memotongnya saat gajian. Karena tidak ada uang yang masuk laci, pembayaran ini tidak memengaruhi hitungan kas shift.
Disebut juga: potongan gaji, bayar kasbon, cicil kasbon
Baca panduannya
Potong saldoTopup Store
Cara bayar pesanan Topup Store dari saldo Topup Store konter, biasanya saat pelanggan membayar tunai di konter. Saldo langsung dipotong dan topup dikirim; bila pesanan gagal, saldo yang terpotong dikembalikan.
Disebut juga: bayar pakai saldo, saldo konter, jual pakai saldo
Baca panduannya
PPh finalLaporan
Perkiraan pajak penghasilan final 0,5% dari omzet bulanan yang ditampilkan di Laporan Omzet & pajak, dengan pengingat menjelang batas setor tanggal 15 bulan berikutnya. Angka ini perkiraan, bukan nasihat pajak; konsultasikan dengan petugas pajak atau konsultan.
Contoh: Omzet Agustus Rp40.000.000 menghasilkan perkiraan PPh final Rp200.000.
Disebut juga: pajak, pph 0,5, pajak umkm, pp 55, omzet dan pajak
Baca panduannya
QRISUang & kas
Kode QR pembayaran yang bisa dibayar dari aplikasi bank atau e-wallet mana pun. Di aplikasi, QRIS adalah cara bayar sekaligus jenis kas penampung uangnya, sehingga uang QRIS tidak tercampur dengan laci.
Disebut juga: qr, bayar qr, scan qr, qris konter
Baca panduannya
Radius absenKaryawan & shift
Jarak maksimal dari titik lokasi konter tempat absen masih diterima, diatur pemilik di Pengaturan antara 20 sampai 2.000 meter. Lokasi karyawan hanya diambil saat absen masuk dan pulang.
Contoh: Radius 50 meter: karyawan bisa absen dari dalam toko atau halaman depan, tetapi tidak dari rumah.
Disebut juga: jarak absen, lokasi absen, gps absen, di luar radius
Baca panduannya
RefundTransaksi
Pembatalan transaksi yang sudah terjadi, dibuka dari Riwayat dengan alasan tertulis. Refund dicatat sebagai baris minus pada tanggal refund; uang, saldo aplikasi, dan stok kembali. Satu transaksi hanya bisa direfund sekali, dan refund kasir bisa perlu persetujuan pemilik sesuai pengaturan Keamanan kas.
Contoh: Pulsa Rp52.000 terkirim ke nomor yang salah dan tidak masuk: refund, uang Rp52.000 kembali ke pelanggan.
Disebut juga: batal, pembatalan, reversal, uang kembali, retur
Baca panduannya
Rekap hari iniLaporan
Ringkasan satu hari untuk pemilik: penjualan, laba, pengeluaran, hasil serah terima, refund, tarik tunai yang belum dicek mutasi, bon jatuh tempo, servis siap diambil, dan stok menipis. Ada di Laporan dan dasbor, dan bisa dikirim sebagai kabar harian.
Disebut juga: rekap harian, ringkasan harian, laporan harian
Baca panduannya
RekeningUang & kas
Kas berupa rekening bank. Rekening usaha konter (misalnya BCA usaha) dipisah dari rekening agen untuk BRILink, supaya uang jualan dan uang titipan pelanggan agen keuangan tidak tercampur.
Disebut juga: rekening bank, rekening agen, rekening usaha, bank
Baca panduannya
Saldo aplikasiUang & kas
Saldo modal jualan di aplikasi supplier seperti Digipos atau Stored Pulsa. Setiap transaksi digital mengurangi saldo yang dipilih sebesar modalnya, dan isi ulang menambahnya. Saldo hanya bergerak lewat catatan, jadi bila beda dengan aplikasi aslinya pakai Cocokkan saldo.
Disebut juga: saldo, deposit, saldo digipos, stored pulsa, saldo server, saldo jualan
Baca panduannya
Saldo Topup StoreTopup Store
Saldo konter di Topup Store. Dipakai untuk potong saldo dan cek nama akun di atas kuota gratis; untung penjualan QRIS dan web toko masuk ke sini, begitu juga dana pesanan konter yang gagal. Saldo bisa diisi atau ditarik ke rekening.
Disebut juga: saldo konter, saldo toko, dompet topup, isi saldo
Baca panduannya
SelisihUang & kas
Beda antara uang yang dihitung saat tutup shift dan kas seharusnya: "Pas", "Kurang", atau "Lebih". Selisih tercatat per shift atas nama yang menutup shift, dibekukan di berita acara, dan tidak bisa diubah. Selisih adalah petunjuk untuk dicek, bukan tuduhan.
Contoh: Kas seharusnya Rp950.000, uang dihitung Rp940.000: selisih kurang Rp10.000.
Disebut juga: selisih laci, kurang laci, lebih laci, selisih kas, uang kurang, nombok
Baca panduannya
Serah terimaKaryawan & shift
Pergantian jaga antar-shift: uang laci dihitung dan dibandingkan dengan kas seharusnya, sisa saldo tiap kas dicek, lalu uang dibagi menjadi setoran dan kas yang diteruskan ke shift berikutnya. Hasilnya dibekukan sebagai berita acara.
Disebut juga: serah terima shift, ganti shift, oper shift, handover
Baca panduannya
Setor tunaiTransaksi
Layanan agen keuangan ketika pelanggan menyerahkan uang tunai untuk dikirim ke rekening. Uang tunai masuk laci dan saldo rekening agen berkurang sebesar nominalnya; hanya biaya jasa yang masuk penjualan.
Contoh: Setor Rp1.000.000 dengan biaya Rp5.000 tunai: laci +Rp1.005.000, rekening agen −Rp1.000.000.
Disebut juga: setor, kirim uang, transfer tunai, titip transfer
Baca panduannya
SetoranKaryawan & shift
Bagian uang laci yang disetor saat tutup shift, misalnya diserahkan ke pemilik atau dipindah ke kas lain. Sisanya menjadi kas yang diteruskan ke shift berikutnya.
Contoh: Uang dihitung Rp940.000, disetor Rp640.000, diteruskan Rp300.000 sebagai kas awal shift berikutnya.
Disebut juga: setoran shift, setor ke pemilik, uang disetor
Baca panduannya
ShiftKaryawan & shift
Satu giliran jaga di satu cabang, dari serah terima sebelumnya sampai shift ditutup. Penjualan, pengeluaran, dan uang tunai selama shift dihitung bersama saat tutup shift.
Disebut juga: giliran jaga, jaga, shift pagi, shift malam
Baca panduannya
Siap diambilServis
Tahap servis setelah unit lolos cek kualitas dan harga final ditetapkan. Pelanggan bisa dikabari lewat WhatsApp; unit yang lama belum diambil muncul dengan umur harinya dan bisa diingatkan dengan sekali tekan.
Disebut juga: selesai, sudah jadi, belum diambil, ingatkan ambil
Baca panduannya
Barang ritelStok & produk
Barang toko kelontong, warung, atau minimarket (modul ritel): punya kategori, SKU, barcode, satuan bertingkat, dan harga grosir. Diatur di menu Barang ritel, terpisah dari daftar harga konter.
Contoh: Indomie Goreng 85 g dijual per pcs Rp3.500 atau per dus isi 40 Rp125.000.
Disebut juga: barang toko, sembako, barang kelontong, barang minimarket
Baca panduannya
Barang curahStok & produk
Barang ritel yang ditimbang atau ditakar sehingga dijual dengan jumlah pecahan — beras, gula, minyak, kacang. Nyalakan "Dijual curah" di formulir barang; stok dan jumlah jualnya boleh pecahan sampai 1–3 angka di belakang koma. Nilai baris = jumlah × harga, dibulatkan ke rupiah terdekat.
Contoh: Beras 1,25 kg × Rp14.000 = Rp17.500; stok 50,5 kg tinggal 49,25 kg.
Disebut juga: curah, jual per kg, jumlah pecahan, desimal, timbang, eceran kiloan
Baca panduannya
Label timbanganStok & produk
Stiker barcode yang dicetak timbangan toko (13 angka berawalan 20–29): kode barang 5 angka lalu berat dalam gram atau harga. Bila awalannya diisi di Pengaturan → Struk & kasir, kasir ritel membaca beratnya otomatis saat label discan.
Contoh: Label 21 12345 01250 … = barang berkode 12345 seberat 1,25 kg.
Disebut juga: barcode timbangan, label berat, timbangan digital, scale barcode
Baca panduannya
Satuan dasarStok & produk
Satuan terkecil sebuah barang ritel (pcs, saset, botol, kg) yang dipakai menghitung stok. Satuan besar seperti renceng atau dus berisi sekian satuan dasar.
Contoh: Satu renceng kopi berisi 10 saset; menjual 1 renceng mengurangi stok 10 saset.
Disebut juga: satuan, unit, pcs, renceng, dus, isi per dus
Baca panduannya
Harga grosirStok & produk
Harga per satuan yang lebih murah bila pembeli mengambil minimal sekian satuan. Satu barang boleh punya beberapa tingkat harga grosir per satuan.
Contoh: Beli 10 pcs atau lebih: Rp3.300 per pcs (harga biasa Rp3.500).
Disebut juga: harga bertingkat, harga partai, diskon jumlah
Baca panduannya
SKUStok & produk
Kode barang buatan tokomu sendiri untuk membedakan barang yang mirip. Unik per toko dan boleh dikosongkan.
Contoh: MIE-IND-GRG untuk Indomie Goreng.
Disebut juga: kode barang, kode produk
Baca panduannya
BarcodeStok & produk
Kode garis di kemasan (biasanya 13 angka, EAN-13) yang dibaca pemindai. Setiap satuan barang ritel boleh punya barcode sendiri, dan satu barcode hanya boleh dipakai satu barang.
Disebut juga: kode batang, scan barang, ean
Baca panduannya
Riwayat stokStok & produk
Catatan setiap stok masuk dan keluar satu barang per cabang: stok awal, terjual, kembali karena refund, koreksi, dan diubah manual — beserta stok sesudahnya. Jumlah semua gerakan sama dengan stok sekarang.
Disebut juga: kartu stok, mutasi stok, pergerakan stok, histori stok
Baca panduannya
HPP rata-rataStok & produk
Harga pokok rata-rata per satuan dasar di satu cabang. Setiap stok masuk bermodal menggeser rata-ratanya: (stok lama × rata-rata lama + jumlah masuk × modal masuk) ÷ stok baru.
Contoh: 10 pcs bermodal Rp3.000 lalu masuk 10 pcs bermodal Rp3.200 → HPP rata-rata Rp3.100.
Disebut juga: harga pokok, modal rata-rata, moving average
Baca panduannya
Kasir ritelTransaksi
Kasir keranjang untuk toko kelontong, warung, dan minimarket: banyak barang dalam satu transaksi, scan barcode, pilih satuan, harga grosir otomatis, diskon, dan kembalian. Satu keranjang = satu struk.
Contoh: 12 pcs mi instan + 1 renceng kopi + gula 1 kg dibayar sekali Rp76.600.
Disebut juga: keranjang, kasir toko, kasir kelontong, kasir minimarket, scan barcode, pos
Baca panduannya
Retur sebagianTransaksi
Pengembalian SEBAGIAN barang dari satu belanja kasir ritel. Setiap retur tercatat sebagai baris refund tersendiri dengan barangnya, stok kembali, dan uang dikembalikan lewat kas pilihan — belanja bon memotong sisa bon dulu. Boleh berkali-kali sampai semua barang kembali; struknya "Bukti retur".
Contoh: Belanja 3 sabun + 2 kg beras: pelanggan mengembalikan 1 sabun hari ini dan 0,75 kg beras besok — dua retur sebagian.
Disebut juga: retur, retur barang, kembalikan barang, refund sebagian, bukti retur, tukar barang
Baca panduannya
KembalianTransaksi
Uang yang dikembalikan ke pelanggan yang membayar tunai lebih dari totalnya: uang diterima dikurangi total. Dicatat di transaksi dan tercetak di struk.
Contoh: Total Rp76.600, pelanggan memberi Rp100.000 → kembalian Rp23.400.
Disebut juga: uang kembali, susuk, uang diterima, uang pas
Baca panduannya
Diskon belanjaTransaksi
Potongan harga untuk seluruh keranjang di kasir ritel (selain diskon per barang). Karyawan tanpa akses Produk dibatasi persen yang diatur pemilik; pemilik bebas.
Contoh: Belanja Rp100.000 diberi diskon belanja Rp5.000 → dibayar Rp95.000.
Disebut juga: potongan harga, diskon, batas diskon, diskon per barang
Baca panduannya
Keranjang ditahanTransaksi
Keranjang kasir ritel yang disimpan sementara (tombol Tahan) supaya kasir bisa melayani pembeli lain dulu. Tersimpan di peramban itu saja dan belum menjadi transaksi sampai dibayar.
Disebut juga: tahan keranjang, parkir transaksi, simpan sementara, hold
Baca panduannya
Jenis usahaAkun & paket
Pilihan modul yang dipakai toko: konter HP & pulsa, toko kelontong/warung/minimarket, atau keduanya. Dipilih saat mendaftar dan bisa diubah pemilik di Pengaturan, dalam batas paket. Menentukan menu yang tampil.
Disebut juga: modul, modul ritel, modul konter, toko kelontong
Baca panduannya
StokStok & produk
Jumlah barang fisik (voucher, perdana, aksesoris) yang tersedia, dihitung per cabang. Stok berkurang otomatis saat terjual dan kembali saat refund; penjualan ditolak bila stok di sistem kurang. Produk digital tidak punya stok.
Disebut juga: persediaan, jumlah barang, stok barang, inventori
Baca panduannya
Stok menipisStok & produk
Tanda untuk barang yang stoknya sudah sama dengan atau di bawah batas yang diatur pemilik di Pengaturan (Struk & kasir). Muncul di daftar produk dan rekap harian supaya sempat belanja ulang.
Contoh: Batas 3: tempered glass yang tersisa 2 ditandai stok menipis.
Disebut juga: stok habis, stok sedikit, restock, batas stok
Baca panduannya
StrukTransaksi
Bukti transaksi untuk pelanggan. Bisa dibagikan ke WhatsApp, dicetak dari web, atau dicetak ke printer thermal Bluetooth 58/80 mm dari aplikasi Android. Struk pelanggan tidak pernah memuat modal atau laba; catatan kakinya bisa diubah di Pengaturan.
Disebut juga: nota, kwitansi, bukti bayar, cetak struk, printer bluetooth
Baca panduannya
Tanda terima servisServis
Bukti penitipan unit untuk pelanggan, berisi nomor tiket servis, unit, keluhan, estimasi biaya, DP, dan link status servis. Pelanggan membawanya saat mengambil unit.
Disebut juga: nota servis, bukti titip, tanda terima unit
Baca panduannya
Tarik saldoTopup Store
Pencairan saldo Topup Store ke rekening, hanya bisa diajukan pemilik dari tab Saldo. Saldo langsung ditahan, admin memeriksa dan mentransfer, lalu statusnya menjadi Sudah ditransfer; bila ditolak, saldo yang ditahan kembali.
Disebut juga: pencairan, cairkan saldo, withdraw, penarikan
Baca panduannya
Tarik tunaiTransaksi
Layanan agen keuangan ketika pelanggan mengambil uang tunai dari konter dan membayarnya lewat kartu ATM, transfer, atau QRIS ke rekening agen. Laci berkurang sebesar nominal, rekening agen bertambah; hanya biaya jasa yang masuk penjualan. Untuk transfer atau QRIS, cek mutasi dulu sebelum menyerahkan uang.
Contoh: Tarik tunai Rp500.000, biaya Rp5.000 lewat transfer: laci −Rp500.000, BRI +Rp505.000.
Disebut juga: tarik uang, ambil uang, tarik tunai brilink, gesek tunai
Baca panduannya
Tiket bantuanAkun & paket
Pesan ke tim untuk hal yang butuh keputusan manusia: keluhan atau galat, pembayaran, upgrade paket, permintaan fitur, atau lainnya. Dibuat dari menu Bantuan (Tiket saya) dengan lampiran tangkapan layar; balasan tim muncul di lonceng notifikasi dan email.
Disebut juga: tiket, lapor masalah, hubungi tim, komplain, keluhan
Baca panduannya
Tiket servisServis
Catatan satu unit servis dari diterima sampai diserahkan, dengan nomor tiket sendiri. Tahapnya: Menunggu persetujuan, Disetujui, Dikerjakan, QC, Selesai, lalu Diambil (atau Batal). Penjualan servis dihitung pada tanggal unit diserahkan dan dibayar.
Disebut juga: nomor servis, unit servis, papan servis, order servis
Baca panduannya
Topup StoreTopup Store
Fitur untuk menjual topup game di konter atau lewat web toko milik kontermu. Pelanggan membayar QRIS atau kamu memakai potong saldo, lalu topup dikirim otomatis. Pembayaran QRIS ditampung lebih dulu, dan untung konter masuk saldo Topup Store.
Disebut juga: topup game, voucher game, toko online, web toko, diamond
Baca panduannya
Transaksi digitalTransaksi
Penjualan yang dikirim dari saldo aplikasi tanpa stok: pulsa, paket data, e-wallet, token listrik, dan bayar tagihan. Kasir mengisi nomor tujuan, memeriksa harga, dan memilih saldo aplikasi yang dipakai; modalnya otomatis mengurangi saldo itu.
Disebut juga: pulsa, paket data, token listrik, e-wallet, ppob, tagihan
Baca panduannya
Transaksi fisikTransaksi
Penjualan barang yang ada di etalase: voucher fisik dan kartu perdana, dicatat terpisah dari aksesoris. Stok berkurang otomatis di cabang aktif.
Disebut juga: voucher fisik, kartu perdana, barang etalase, perdana
Baca panduannya
Tutup shiftKaryawan & shift
Langkah di akhir jaga: aplikasi menghitung kas seharusnya, kasir menghitung uang fisik, selisihnya tercatat, lalu uang dibagi menjadi setoran dan kas yang diteruskan. Angka dihitung ulang server saat itu juga dan dibekukan di berita acara. Tutup shift butuh internet.
Disebut juga: tutup kas, akhir shift, hitung laci, closing
Baca panduannya
Unduh laporanLaporan
Menyimpan laporan sebagai berkas spreadsheet (CSV) atau mencetaknya ke lembar A4 yang bisa disimpan sebagai PDF, dari tombol unduh di halaman laporan.
Disebut juga: export, ekspor laporan, download laporan, csv, pdf, excel
Baca panduannya
Untung konterTopup Store
Tambahan di atas harga dasar Topup Store yang menjadi keuntungan konter, diatur dalam persen di tab Harga untuk semua game, per game, atau per produk dalam batas yang ditentukan. Untung dari penjualan QRIS dan web toko masuk ke saldo Topup Store.
Disebut juga: markup, margin topup, keuntungan topup, harga jual topup
Baca panduannya
PO (pesanan pembelian)Stok & produk
Daftar barang yang dipesan ke pemasok sebelum barangnya datang (purchase order). Stok dan uang belum berubah; jumlah pesanannya dibekukan sebagai pembanding saat barang diterima.
Contoh: Pesan 2 dus Indomie dan 20 kg gula ke Grosir Makmur hari Senin, terima barangnya hari Rabu.
Disebut juga: po, purchase order, pesanan barang, order ke suplier
Baca panduannya
HPPStok & produk
Harga pokok penjualan: modal satu barang yang terjual. Di toko ritel dihitung dari HPP rata-rata stok cabangnya, jadi setiap pembelian dengan harga beli baru ikut menggeser modal dan laba.
Contoh: Stok 10 pcs bermodal Rp3.000, masuk 80 pcs bermodal Rp2.500 → HPP rata-rata Rp2.556 per pcs.
Disebut juga: harga pokok penjualan, harga pokok, cogs, modal barang terjual
Baca panduannya
Stok opnameStok & produk
Menghitung fisik barang di rak lalu mencocokkannya dengan stok di sistem. Selisihnya dicatat sebagai riwayat stok "Hitung stok" bernilai HPP rata-rata, sehingga stok sistem kembali sama dengan barang yang ada.
Contoh: Sistem mencatat 60 pcs, di rak ada 1 dus + 17 pcs = 57 pcs → selisih kurang 3 pcs.
Disebut juga: opname, hitung stok, stock opname, cek stok fisik, inventarisasi
Baca panduannya
Retur pembelianStok & produk
Barang yang sudah dibeli dikembalikan ke pemasok (rusak, kedaluwarsa, salah kirim). Stoknya keluar dengan modal pembeliannya; nilainya memotong sisa hutang ke pemasok lebih dulu, kelebihannya dikembalikan pemasok ke kas.
Contoh: Retur 1 dus senilai Rp100.000 saat sisa hutang Rp34.000 → hutang lunas, Rp66.000 kembali ke laci.
Disebut juga: retur ke suplier, kembalikan barang ke pemasok, return pembelian
Baca panduannya
Hutang pemasokUang & kas
Bagian pembelian barang yang belum dibayar ke pemasok. Tercatat otomatis saat barang diterima, lengkap dengan jatuh tempo, dan dibayar dari menu Pembelian (tidak perlu fitur Hutang piutang).
Contoh: Pembelian Rp434.000 dibayar Rp300.000 tunai → hutang pemasok Rp134.000, jatuh tempo 7 hari lagi.
Disebut juga: utang pemasok, hutang dagang, tempo pemasok, bayar suplier
Baca panduannya
Uang muka (DP) pemasokUang & kas
Uang yang dibayar ke pemasok sebelum barang pesanannya datang. Keluar dari kas saat dibayar, lalu otomatis memotong hutang saat barang diterima. Sisa DP pesanan yang dibatalkan atau ditutup bisa disimpan sebagai saldo di pemasok itu (memotong hutang pembelian berikutnya) atau dikembalikan ke kas.
Contoh: DP Rp200.000 tunai, barang datang senilai Rp228.637 → hutang ke pemasok tinggal Rp28.637.
Disebut juga: dp pemasok, uang muka, down payment, panjar, saldo pemasok, deposit pemasok
Baca panduannya
Penerimaan bertahapStok & produk
Satu pesanan pembelian yang barangnya datang beberapa kali. Setiap kedatangan menambah stok dan mencatat hutang senilai barang yang datang saat itu; pesanan berstatus "Sebagian diterima" sampai semua datang atau sisanya ditutup.
Contoh: Pesan 4 dus, datang 2 dus hari Senin dan 2 dus hari Kamis → dua kedatangan, dua nota hutang.
Disebut juga: terima sebagian, kedatangan barang, sebagian diterima, tutup sisa pesanan, backorder
Baca panduannya
PemasokStok & produk
Toko grosir, agen, atau distributor tempat toko membeli barang. Disimpan sebagai kontak jenis suplier dan dipakai di setiap pembelian.
Disebut juga: suplier, supplier, distributor, grosir, agen barang
Baca panduannya
Transfer stokStok & produk
Memindahkan barang dari satu cabang ke cabang lain. Stok keluar dari cabang pengirim dengan modal (HPP) cabang itu, lalu masuk ke cabang tujuan saat diterima — HPP rata-rata cabang tujuan ikut dihitung ulang.
Disebut juga: kirim stok, mutasi antar cabang, pindah barang antar cabang
Baca panduannya
Konsinyasi (titip jual)Stok & produk
Barang milik orang lain yang dititipkan untuk dijual di tokomu. Toko tidak membeli barangnya; toko baru membayar penitip sebesar harga titip untuk setiap barang yang terjual, dan sisa yang tidak laku dikembalikan.
Contoh: Bu Sri menitip 20 bungkus keripik dengan harga titip Rp4.000; laku 15 → toko menyetor Rp60.000 dan mengembalikan 5 bungkus.
Disebut juga: titip jual, barang titipan, titipan, consignment, jual titip
Baca panduannya
PenitipStok & produk
Orang atau usaha yang menitipkan barangnya untuk dijual di toko. Dicatat sebagai pemasok; stok titipannya tercatat per barang & per cabang atas nama penitip itu.
Disebut juga: yang titip, pemilik barang titipan, konsinyor
Baca panduannya
Harga titipStok & produk
Hak penitip untuk setiap barang titipan yang terjual — menjadi modal barang itu di laporan. Laba toko dari barang titipan = harga jual − harga titip.
Contoh: Harga titip Rp4.000, dijual Rp5.000 → laba toko Rp1.000 per bungkus.
Disebut juga: harga setor, harga dari penitip, harga pokok titipan
Baca panduannya
Setoran penitipUang & kas
Uang hasil jual barang titipan yang diserahkan ke penitip. Keluar dari kas pilihan (Aturan kas "Setoran ke penitip"); setoran tunai keluar dari laci dan ikut dihitung di serah terima shift.
Contoh: Hasil jual titipan Rp60.000, disetor tunai Rp50.000 → sisa belum disetor Rp10.000.
Disebut juga: setor ke penitip, bayar penitip, bagi hasil titipan
Baca panduannya
Nilai stokLaporan
Jumlah uang yang "tertanam" di barang yang masih ada di toko: stok × HPP rata-rata. Barang titipan dihitung terpisah karena milik penitip, bukan aset toko.
Contoh: 50 pcs dengan HPP rata-rata Rp2.600 → nilai stok Rp130.000.
Disebut juga: nilai persediaan, nilai inventori, aset stok, modal di rak
Baca panduannya
Stok campuranStok & produk
Satu barang yang punya stok milik toko dan stok titipan (satu atau beberapa penitip) sekaligus. Saat terjual, sistem memakai urutan barang itu — titipan dulu (bawaan) atau milik toko dulu — lalu bagian titipan bermodal harga titip dan bagian milik toko bermodal HPP rata-rata toko.
Contoh: Gula 10 kg milik toko + 5 kg titipan Bu Ani. Terjual 7 kg (titipan dulu) → 5 kg dari Bu Ani (hasil jual Bu Ani), 2 kg milik toko.
Disebut juga: stok titipan dan milik toko, barang campur, titipan dulu, milik toko dulu
Baca panduannya
Kelebihan setorUang & kas
Uang yang sudah disetor ke penitip lebih besar dari hasil jual titipannya — biasanya karena ada refund atau retur sesudah setoran. Terpotong otomatis dari hasil jual berikutnya, atau dicatat sebagai uang kembali dari penitip.
Contoh: Disetor Rp50.000, lalu pembeli mengembalikan semua barangnya → kelebihan setor Rp50.000.
Disebut juga: lebih setor, uang kembali dari penitip, setoran kelebihan
Baca panduannya
Bagan akunLaporan
Daftar akun pembukuan usaha, dikelompokkan menjadi aset, kewajiban, ekuitas, pendapatan, dan beban — masing-masing berkode (1-1100, 4-1600). Setiap catatan di aplikasi otomatis dibukukan ke akun yang tepat.
Contoh: 1-1100 Kas tunai, 1-1700 Persediaan barang dagang, 2-1100 Hutang usaha, 4-1600 Penjualan barang (toko).
Disebut juga: chart of accounts, coa, daftar akun, kode akun
Baca panduannya
JurnalLaporan
Catatan satu kejadian dalam pembukuan: akun yang di-debit dan akun yang di-kredit, jumlahnya selalu sama. Jurnal dibuat otomatis dari penjualan, kas, pembelian, dan pengeluaran; tidak pernah diubah — koreksi lewat jurnal pembalik.
Contoh: Jual pulsa tunai Rp12.000 modal Rp10.000: debit Kas – Laci 12.000, kredit Penjualan pulsa 12.000; debit HPP pulsa 10.000, kredit Saldo – Digipos 10.000.
Disebut juga: jurnal otomatis, debit kredit, pembukuan, jurnal pembalik
Baca panduannya
Jurnal umumLaporan
Jurnal yang dicatat pemilik sendiri untuk kejadian yang tidak lewat menu lain: membeli aset tetap, penyusutan, biaya dibayar di muka, atau koreksi pembukuan.
Contoh: Penyusutan etalase Rp100.000 per bulan: debit Beban penyusutan, kredit Akumulasi penyusutan.
Disebut juga: jurnal manual, penyusutan
Baca panduannya
Saldo awal pembukuanLaporan
Keadaan usaha pada tanggal mulai pembukuan: uang di setiap kas, nilai stok, piutang, hutang, titipan, DP pelanggan. Diusulkan otomatis dari data aplikasi; selisihnya menjadi ekuitas (modal).
Contoh: Mulai 1 Oktober: laci Rp1.500.000 + stok Rp8.000.000 − hutang pemasok Rp2.000.000 = ekuitas saldo awal Rp7.500.000.
Disebut juga: mulai pembukuan, opening balance, neraca awal
Baca panduannya
Tutup bukuLaporan
Mengunci satu bulan pembukuan supaya angkanya tidak berubah lagi. Catatan yang terlambat dibukukan di bulan berikutnya yang masih buka.
Contoh: Tutup buku September pada awal Oktober; pengeluaran bertanggal 30 September yang baru dicatat 3 Oktober masuk jurnal 1 Oktober.
Disebut juga: kunci periode, closing, tutup bulan
Baca panduannya
Neraca saldoLaporan
Daftar saldo setiap akun pada satu tanggal, debit di satu kolom dan kredit di kolom lain. Jumlah kedua kolom selalu sama — tanda pembukuan seimbang.
Contoh: Total debit Rp25.000.000 = total kredit Rp25.000.000.
Disebut juga: trial balance, saldo akun
Baca panduannya
Akun perantaraLaporan
Akun bantu yang menjodohkan catatan (penjualan, nota, pembelian) dengan uangnya di kas. Seharusnya Rp0; bila tidak nol, ada catatan yang uangnya tidak tercatat di kas mana pun dan perlu ditinjau.
Contoh: Penjualan tunai Rp30.000: catatan penjualan dan uang di laci saling menutup, perantara tetap Rp0.
Disebut juga: clearing, akun sementara, perantara transaksi
Baca panduannya
NeracaLaporan
Laporan posisi keuangan pada satu tanggal: semua yang dimiliki usaha (aset) di satu sisi, yang harus dibayar (kewajiban) dan bagian pemilik (ekuitas) di sisi lain. Kedua sisi selalu sama besar.
Contoh: Kas Rp5.000.000 + stok Rp8.000.000 = hutang pemasok Rp2.000.000 + ekuitas Rp11.000.000.
Disebut juga: laporan posisi keuangan, balance sheet, kekayaan usaha
Baca panduannya
AsetLaporan
Semua yang dimiliki usaha dan bernilai uang: uang di kas & rekening, stok barang, piutang pelanggan, kasbon karyawan, peralatan. Aset lancar dipakai dalam waktu dekat; aset tetap dipakai bertahun-tahun.
Contoh: Laci Rp1.500.000, stok Rp6.000.000, etalase Rp2.000.000 = aset Rp9.500.000.
Disebut juga: harta, aktiva, yang dimiliki, aset tetap, aset lancar
Baca panduannya
KewajibanLaporan
Yang masih harus dibayar usaha: hutang ke pemasok, hasil jual barang titipan yang belum disetor, DP pelanggan yang unitnya belum diserahkan, pinjaman.
Contoh: Nota pembelian Rp1.200.000 yang jatuh tempo minggu depan adalah kewajiban.
Disebut juga: liabilitas, pasiva, yang harus dibayar
Baca panduannya
EkuitasLaporan
Bagian usaha yang menjadi milik pemilik: modal yang disetor ditambah laba yang belum diambil, dikurangi prive. Sama dengan aset dikurangi kewajiban — "kekayaan usaha".
Contoh: Aset Rp12.000.000 − kewajiban Rp3.000.000 = ekuitas Rp9.000.000.
Disebut juga: modal pemilik, kekayaan usaha, perubahan modal, equity
Baca panduannya
PriveLaporan
Uang atau barang usaha yang diambil pemilik untuk keperluan pribadi. Mengurangi modal, bukan biaya usaha, jadi tidak mengurangi laba. Dicatat lewat Kas → Ambil uang.
Contoh: Pemilik mengambil Rp500.000 dari laci untuk belanja rumah: prive Rp500.000, laba tetap.
Disebut juga: ambil pribadi, penarikan pemilik, drawing
Baca panduannya
Laba rugiLaporan
Laporan untung atau rugi satu periode: penjualan per kelompok dikurangi modal barang yang terjual (HPP) = laba kotor, dikurangi biaya usaha = laba bersih.
Contoh: Penjualan Rp20.000.000 − HPP Rp15.000.000 − biaya Rp3.000.000 = laba bersih Rp2.000.000.
Disebut juga: laporan laba rugi, profit and loss, untung rugi, income statement
Baca panduannya
Buku besarLaporan
Riwayat satu akun pembukuan: setiap jurnal yang menyentuh akun itu dengan saldo berjalan, lengkap dengan sumber catatannya. Dipakai untuk menelusuri asal sebuah angka di laporan.
Contoh: Buku besar "Kas – Laci" memuat setiap penjualan tunai, pengeluaran, dan setoran shift beserta saldo laci sesudahnya.
Disebut juga: general ledger, ledger, riwayat akun
Baca panduannya
Jurnal penyesuaianLaporan
Jurnal di akhir periode supaya angka sesuai kenyataan: penyusutan peralatan, biaya yang masih harus dibayar, biaya dibayar di muka. Penyesuaian nilai stok ke HPP rata-rata dibuat otomatis; yang lain dicatat pemilik sebagai jurnal umum.
Contoh: Penyusutan etalase Rp100.000 per bulan: debit Beban penyusutan, kredit Akumulasi penyusutan.
Disebut juga: adjusting entry, penyesuaian akhir bulan, penyesuaian nilai persediaan
Baca panduannya
Kas bawaanUang & kas
Daftar kas siap pakai sesuai jenis usaha (konter, toko, atau keduanya) — laci, rekening, QRIS, rekening agen BRILink, saldo aplikasi, kas kecil. Dibuat bersaldo 0, kas yang sudah ada tidak diubah.
Contoh: Konter pulsa: Laci, Rekening agen BRILink, QRIS konter, Digipos, Stored Pulsa.
Disebut juga: template kas, kas default
Baca panduannya