Titip jual (konsinyasi): titipan masuk, setoran ke penitip, batal setoran, dan retur sisa
Untuk barang titipan orang lain (kue, keripik, gorengan, kerajinan): catat titipan masuk ke barang apa pun — juga barang yang sudah punya stok milik toko —, jual di kasir seperti biasa, setor hasil jualnya ke penitip, batalkan atau pindahkan setoran yang salah catat, tangani kelebihan setor, kembalikan sisa barang, dan kirim laporan ke penitip lewat WhatsApp.
Menu Titip jual muncul bila modul Toko kelontong, warung & minimarket menyala, untuk pemilik dan karyawan dengan akses Produk.
Cara kerjanya:
- Penitip adalah orang yang menitipkan barangnya di tokomu. Ia dicatat sebagai pemasok.
- Barang titipan adalah barang ritel biasa. Satu barang boleh punya stok milik toko dan stok titipan beberapa penitip sekaligus (stok campuran) — misalnya gula yang kamu beli sendiri dan gula titipan Bu Ani di rak yang sama. Stok titipan milik penitip, tidak dihitung sebagai aset toko, dan tidak mengubah HPP rata-rata stok milik toko.
- Harga titip adalah hak penitip untuk setiap barang yang terjual. Toko baru berhutang ke penitip saat barangnya laku, bukan saat dititipkan.
- Kasir menjual barangnya seperti biasa. Bila barang punya stok milik toko dan titipan, sistem memakai urutan barang itu: Titipan dulu (bawaan) atau Milik toko dulu — diatur di formulir barang. Bagian titipan bermodal harga titip (jadi hasil jual penitip), bagian milik toko bermodal HPP rata-rata toko.
Langkah-langkah
1. Siapkan barangnya
Barang titipan tidak perlu dibuat khusus. Pakai barang yang sudah ada di Barang ritel, atau tambah barang baru (stok milik toko boleh 0). Barang harus dihitung stoknya. Di formulir barang, Bila ada barang titipan, yang terjual dulu menentukan urutan stok yang terjual: Titipan dulu (bawaan) atau Milik toko dulu.
Barang yang punya titipan bertanda Titipan · nama penitip jumlah di daftar Barang ritel. Formulirnya menampilkan kotak Ada stok titipan (titipan per penitip), sedangkan isian Stok milik toko hanya mengubah stok milik toko.

2. Catat titipan masuk
- Buka Titip jual, tekan Titipan masuk.
- Pilih Penitip, lalu scan atau pilih barangnya. Barang yang sedang dititipkan penitip itu tampil lebih dulu.
- Isi jumlah dan Harga titip per satuan (saran = harga titip rata-rata penitip itu). Harga jual saran boleh diisi bila penitip menentukan harga jualnya — harga jual satuannya ikut diubah.
- Tekan Simpan titipan masuk. Stok titipan penitip itu di cabang ini bertambah; stok milik toko tidak berubah.
3. Setor hasil jual ke penitip
- Buka Titip jual, tekan nama penitip. Laporan penitip menampilkan barang yang dititip, terjual, kurang opname, hasil jual (kewajiban), sudah disetor, belum disetor, dan sisa titipan.
- Tekan Setor ke penitip, isi nominal (atau Setor semua), pilih cara bayar dan kasnya, lalu simpan.
Setoran tunai keluar dari laci cabang dan ikut dihitung di serah terima shift sebagai Setoran ke penitip (tunai). Kas yang boleh dipakai diatur di Kas → Aturan kas → Setoran ke penitip.

4. Setoran salah catat: batalkan atau pindahkan kasnya
Di kartu Setoran laporan penitip, tekan menu ⋯ pada setorannya, lalu pilih:
- Pindahkan ke kas yang benar — uangnya tercatat di kas yang salah (mis. BCA padahal BRI). Pilih kas yang benar; kas salah bertambah lagi, kas benar berkurang.
- Batalkan setoran (salah catat) — tulis Alasan (misalnya salah nominal, dobel catat, salah penitip), lalu tekan Batalkan. Uangnya kembali ke kas yang berlaku dan sisa belum disetor bertambah lagi. Setoran yang dibatalkan tetap tampil dicoret dengan tanda Dibatalkan.
Uang kembali dari penitip yang salah catat dibatalkan dengan cara yang sama (Batalkan uang kembali (salah catat)).

Pemilik langsung dijalankan. Karyawan perlu persetujuan pemilik bila nilainya mencapai batas koreksi atau setorannya ia catat sendiri — pengajuannya ada di Keamanan kas → Koreksi, dan pemilik selalu dikabari. Setoran dari shift yang sudah ditutup tidak mengubah uang laci shift itu lagi; pembatalannya tercatat di berita acara shift berjalan.
5. Kelebihan setor
Bila ada refund atau retur barang titipan sesudah hasil jualnya disetor, penitip bisa kelebihan setor (angka merah di laporan penitip). Pilih salah satu:
- Biarkan — kelebihannya terpotong otomatis dari hasil jual berikutnya.
- Tekan Terima uang kembali bila penitip mengembalikan uangnya. Isi Nominal diterima (atau tekan Semua Rp…), pilih Diterima lewat dan Masuk ke (kasnya), lalu tekan Terima Rp…. Uang tunai masuk laci dan dihitung di serah terima sebagai Uang kembali dari penitip (tunai).
Selama ada kelebihan, tombol Setor ke penitip diganti Terima uang kembali dan daftar penitip di Titip jual menandainya Kelebihan ….

6. Kembalikan sisa barang
Di laporan penitip, tekan Kembalikan sisa, isi jumlah tiap barang (atau Semua), lalu simpan. Hanya titipan penitip itu di cabang ini yang berkurang; stok milik toko barang yang sama tidak berubah dan tidak ada uang yang bergerak.
7. Kirim laporan ke penitip
Tekan Kirim WhatsApp untuk mengirim ringkasan laporan ke nomor penitip, atau Cetak untuk lembar A4 bertanda tangan.
Di aplikasi Android
Buka Lainnya → Titip jual untuk melihat penitip, mencatat titipan masuk, menyetor, menerima uang kembali, mengembalikan sisa, dan membagikan laporan lewat WhatsApp (Bagikan via WA). Setoran yang salah catat: ketuk setorannya di kartu Setoran, lalu pilih Pindahkan ke kas yang benar atau Batalkan setoran (salah catat). Saat kelebihan setor, laporan penitip menampilkan peringatan dan tombol Terima uang kembali Rp….
Rincian barang di Barang ritel menampilkan Stok dengan rincian Milik toko dan Titipan per penitip, serta urutan Bila ada titipan, terjual dulu.
Tips & kesalahan umum
- Stok opname yang kurang memotong stok menurut urutan barangnya. Titipan yang hilang ditanggung toko: hasil jual penitip bertambah sebesar harga titipnya (kolom Kurang opname), seolah terjual.
- Retur sebagian penjualan barang campuran mengembalikan bagian titipan lebih dulu, lalu bagian milik toko. Refund penuh mengembalikan setiap bagian ke pemiliknya.
- Kiriman stok ke cabang lain membawa titipannya ikut pindah (tetap milik penitip yang sama).
- Setoran tidak bisa melebihi sisa yang belum disetor; uang kembali tidak bisa melebihi kelebihan setor.
- Barang titipan lama (sebelum stok campuran) otomatis diubah: stoknya menjadi titipan penitipnya dan laporan penitip tetap sama.
- Offline (Android): Titipan masuk dan Kembalikan sisa bisa dicatat saat sinyal hilang dan terkirim otomatis lewat Antrean offline. Setor ke penitip, uang kembali dari penitip, serta batal/pindah setoran butuh internet (sisa yang harus disetor dihitung server dari penjualan terbaru).
Istilah di panduan ini
- Konsinyasi (titip jual)
- Barang milik orang lain yang dititipkan untuk dijual di tokomu. Toko tidak membeli barangnya; toko baru membayar penitip sebesar harga titip untuk setiap barang yang terjual, dan sisa yang tidak laku dikembalikan.
- Penitip
- Orang atau usaha yang menitipkan barangnya untuk dijual di toko. Dicatat sebagai pemasok; stok titipannya tercatat per barang & per cabang atas nama penitip itu.
- Harga titip
- Hak penitip untuk setiap barang titipan yang terjual — menjadi modal barang itu di laporan. Laba toko dari barang titipan = harga jual − harga titip.
- Setoran penitip
- Uang hasil jual barang titipan yang diserahkan ke penitip. Keluar dari kas pilihan (Aturan kas "Setoran ke penitip"); setoran tunai keluar dari laci dan ikut dihitung di serah terima shift.
- Stok campuran
- Satu barang yang punya stok milik toko dan stok titipan (satu atau beberapa penitip) sekaligus. Saat terjual, sistem memakai urutan barang itu — titipan dulu (bawaan) atau milik toko dulu — lalu bagian titipan bermodal harga titip dan bagian milik toko bermodal HPP rata-rata toko.
- Kelebihan setor
- Uang yang sudah disetor ke penitip lebih besar dari hasil jual titipannya — biasanya karena ada refund atau retur sesudah setoran. Terpotong otomatis dari hasil jual berikutnya, atau dicatat sebagai uang kembali dari penitip.
- Nilai stok
- Jumlah uang yang "tertanam" di barang yang masih ada di toko: stok × HPP rata-rata. Barang titipan dihitung terpisah karena milik penitip, bukan aset toko.
- HPP rata-rata
- Harga pokok rata-rata per satuan dasar di satu cabang. Setiap stok masuk bermodal menggeser rata-ratanya: (stok lama × rata-rata lama + jumlah masuk × modal masuk) ÷ stok baru.
- Stok opname
- Menghitung fisik barang di rak lalu mencocokkannya dengan stok di sistem. Selisihnya dicatat sebagai riwayat stok "Hitung stok" bernilai HPP rata-rata, sehingga stok sistem kembali sama dengan barang yang ada.
- Aturan kas
- Pengaturan kas mana yang boleh dipilih kasir dan mana yang otomatis terpilih untuk setiap jenis transaksi dan cara bayar, untuk semua cabang atau satu cabang. Tanpa aturan, aplikasi memakai bawaan: tunai ke laci, transfer ke rekening, QRIS ke kas QRIS.
- Serah terima
- Pergantian jaga antar-shift: uang laci dihitung dan dibandingkan dengan kas seharusnya, sisa saldo tiap kas dicek, lalu uang dibagi menjadi setoran dan kas yang diteruskan ke shift berikutnya. Hasilnya dibekukan sebagai berita acara.
Baca juga
- Mengatur produk, harga modal, harga jual, dan stokIsi daftar harga semua jualan konter per jenis, bedakan harga modal dan harga jual supaya laba benar, impor dari Excel atau foto, arsipkan produk lama, dan pantau stok per cabang.
- Barang ritel: kategori, satuan, barcode, harga grosir, dan riwayat stokUntuk toko kelontong, warung, dan minimarket: tambah barang dengan kategori, SKU, barcode, satuan bertingkat (pcs, renceng, dus) beserta harga grosirnya, atur batas stok menipis, dan lihat setiap stok masuk dan keluar.
- Pembelian: pesan ke pemasok, uang muka, terima barang bertahap, ongkir & PPN, bayar hutang, dan returCatat belanja barang dari pemasok: pesanan (PO), uang muka (DP), terima barang sekaligus atau bertahap dengan scan barcode, ongkir/PPN/diskon faktur ikut menjadi modal, stok dan modal rata-rata terisi otomatis, bayar sekarang atau jadi hutang pemasok, bayar cicilan, kembalikan barang (retur), dan lihat laporan pembelian.
Masih bingung?
Masuk lalu buka menu Bantuan untuk bertanya ke chatbot atau mengirim tiket ke tim Tokona.




