Pembelian: pesan ke pemasok, uang muka, terima barang bertahap, ongkir & PPN, bayar hutang, dan retur
Catat belanja barang dari pemasok: pesanan (PO), uang muka (DP), terima barang sekaligus atau bertahap dengan scan barcode, ongkir/PPN/diskon faktur ikut menjadi modal, stok dan modal rata-rata terisi otomatis, bayar sekarang atau jadi hutang pemasok, bayar cicilan, kembalikan barang (retur), dan lihat laporan pembelian.
Menu Pembelian muncul bila modul Toko kelontong, warung & minimarket menyala, untuk pemilik dan karyawan dengan akses Produk. Setiap pembelian dicatat di cabang yang sedang dipilih.
Setiap kali barang datang (diterima), sistem sekaligus:
- Menambah stok setiap barang (1 dus isi 40 = 40 pcs) dan menggeser HPP rata-rata dengan modalnya — harga beli ditambah bagian ongkir, PPN, dan biaya lain, dikurangi diskon faktur (modal landed).
- Memperbarui harga modal barang menjadi modal terakhir, dan memberi peringatan bila harga jualnya di bawah modal baru.
- Mencatat hutang ke pemasok senilai barang yang datang kali itu (plus biayanya), dipotong uang muka bila ada, lengkap dengan jatuh tempo.
- Mengurangi kas sebesar yang dibayar saat itu — tunai keluar dari laci dan ikut dihitung di serah terima shift.
Langkah-langkah
Membuat pembelian
- Buka Pembelian, tekan Buat pembelian.
- Pilih Pemasok. Belum ada? Tekan Pemasok baru dan cukup isi namanya.
- Masukkan barang: scan barcode dengan pemindai (atau ketik barcode/SKU lalu Enter), tekan Kamera di HP, atau cari nama barangnya.
- Di setiap baris pilih satuan (pcs, renceng, dus), isi jumlah dan harga beli per satuan. Harga beli terakhir dari pembelian sebelumnya sudah terisi sebagai saran. Isi diskon baris bila ada.
- Ada ongkir, PPN, diskon faktur, atau biaya bongkar muat? Isi di kartu Ongkir, PPN & diskon faktur: Ongkos kirim, Biaya lain, Diskon faktur, lalu PPN — pilih Tanpa PPN, PPN % (isi PPN (%), dihitung dari nilai barang dikurangi diskon faktur), atau PPN nominal (isi PPN (rupiah) sesuai faktur). Total rencananya langsung terlihat.
- Pilih salah satu:
- Simpan draf — masih disusun.
- Simpan & pesan — pesanan (PO) dikirim ke pemasok, barang belum datang.
- Terima sekarang — barang sudah ada di tangan (belanja langsung di grosir).
Uang muka (DP) ke pemasok
Pemasok minta DP sebelum mengirim barang?
- Buka pesanannya (status draf, dipesan, atau sebagian diterima), tekan Uang muka.
- Isi Nominal dibayar — paling banyak sisa rencana pesanan yang belum datang.
- Pilih Dibayar pakai (Tunai, Transfer, atau E-wallet) dan Dibayar dari (kasnya), isi Catatan bila perlu, lalu tekan Bayar Rp….
Uangnya keluar dari kas saat itu juga — DP tunai dari laci tercatat di serah terima sebagai Uang muka pemasok (tunai). Kartu Uang muka di rincian pembelian menunjukkan nilai DP dan yang sudah terpakai. Saat barang datang, DP otomatis memotong hutang kedatangan itu (baris Dipotong uang muka di dialog terima, dan Potong uang muka di daftar pembayaran).
Bila pesanan dibatalkan atau sisa pesanan ditutup sementara DP masih bersisa, pilih:
- Simpan sebagai saldo pemasok — sisanya otomatis memotong hutang saat barang pembelian berikutnya dari pemasok yang sama datang (bisa dimatikan per penerimaan).
- Dikembalikan pemasok sekarang — uangnya masuk kas yang dipilih (tunai tercatat sebagai Uang muka pemasok kembali (tunai)).
Sisa DP juga bisa dikembalikan kapan saja lewat tombol Uang muka kembali di rincian pembelian.
Menerima barang pesanan (sekaligus atau bertahap)
- Buka pembeliannya, tekan Terima barang (sesudah kedatangan pertama tombolnya bernama Terima sisa barang; judul dialognya menyebut kedatangan ke berapa).
- Di Barang yang datang, isi Datang sekarang per baris — bawaannya seluruh sisa pesanan, dan setiap baris menunjukkan "Sisa … dari …" serta yang sudah datang. Baru sebagian yang datang? Kurangi jumlahnya; sisanya tetap ditunggu dan bisa diterima nanti. Belum datang sama sekali? Isi 0. Harga di nota berbeda? Ubah Harga beli atau Diskon baris.
- Periksa Biaya kedatangan ini: Ongkos kirim, PPN, Biaya lain, dan Diskon faktur disarankan sebanding nilai barang yang datang; kedatangan terakhir mendapat sisa biayanya. Ubah sesuai nota pemasok.
- Sisa pesanan tidak akan dikirim? Centang Tutup sisa pesanan dan isi alasannya (atau nanti lewat tombol Tutup sisa pesanan di rincian).
- Periksa ringkasannya: Nilai penerimaan, Dipotong uang muka dan Dipotong saldo pemasok (bila ada — saldo bisa dimatikan lewat centang Pakai saldo uang muka di …), lalu Yang harus dibayar.
- Isi Dibayar sekarang beserta Dibayar pakai dan Dibayar dari. Bayar lunas mengisi seluruh sisanya; Hutang semua berarti belum dibayar.
- Sisa yang belum dibayar menjadi hutang pemasok dengan Jatuh tempo hutang (bawaan dari Pengaturan konter). Tekan Terima Rp….


Pembelian yang baru datang sebagian berstatus Sebagian diterima. Rinciannya menunjukkan Total pesanan, Sudah datang, Sisa hutang, dan Uang muka; kolom Dipesan dan Datang (dengan sisanya) per barang; kartu Ongkir, PPN & diskon faktur (rencana vs sudah dibebankan); dan kartu Kedatangan barang — setiap kedatangan punya nota hutangnya sendiri. Pesanan yang sudah ada barang datang tidak bisa diubah atau dibatalkan lagi — terima sisanya atau tutup sisa pesanan.



Membayar hutang pemasok
Buka pembelian yang pembayarannya Sebagian atau Hutang, tekan Bayar hutang, isi nominal (boleh cicilan), cara bayar, dan kasnya. Bila ada beberapa kedatangan, pembayaran melunasi nota yang jatuh temponya paling dekat lebih dulu. Daftar pembelian bisa disaring Hutang/Sebagian, dan tab Pemasok menunjukkan sisa hutang dan saldo uang muka per pemasok. Hutang pemasok bisa dibayar walau paketmu tidak memuat fitur Hutang piutang.
Retur ke pemasok
- Buka pembelian yang sudah diterima, tekan Retur ke pemasok.
- Isi jumlah yang dikembalikan per barang (dalam satuan dasar; misalnya 1 dus = 40).
- Nilai retur dihitung dari modal landed barang itu (harga beli + bagian ongkir/PPN/biaya lain − diskon faktur, rata-rata semua kedatangannya). Nilainya memotong sisa hutang lebih dulu; bila hutangnya sudah lunas atau kurang, sisanya dikembalikan pemasok ke kas yang kamu pilih.
Laporan pembelian
Tab Laporan menampilkan barang yang datang dalam periode yang dipilih per pemasok — nilai barang, biaya (ongkir, PPN, biaya lain, diskon faktur), uang muka yang dibayar, saldo uang muka, pembayaran, retur — dan umur hutang pemasok (belum jatuh tempo, lewat 1–30 hari, dan seterusnya).
Di aplikasi Android
Buka Lainnya → Pembelian. Saat barang datang, buka pesanannya lalu tekan Terima barang (scan) (atau Terima sisa barang (scan)). Tekan Scan barang dan scan barcode setiap barang dengan kamera untuk mencentangnya; kurangi jumlahnya dengan − bila baru sebagian yang datang, periksa Biaya kedatangan ini, centang Tutup sisa pesanan bila perlu, lalu isi Pembayaran (sudah dipotong uang muka) dan tekan Terima Rp…. Membuat pembelian (termasuk ongkir & PPN), Uang muka ke pemasok, Uang muka dikembalikan, Tutup sisa pesanan, bayar hutang, dan retur juga bisa dari HP.

Tips & kesalahan umum
- Draf dan pesanan bisa diubah atau dibatalkan selama belum ada barang yang datang. Sesudahnya, perubahan lewat retur atau tutup sisa pesanan.
- Uang muka tidak bisa dipindah kasnya lewat koreksi. Salah kas? Kembalikan uang mukanya (Uang muka kembali) lalu catat ulang.
- Pembayaran ke pemasok yang masuk kas yang salah bisa dipindah dengan Pindahkan ke kas yang benar di rincian pembelian.
- Offline (Android): pembelian baru, Terima barang, dan Bayar hutang tetap bisa dicatat saat sinyal hilang. Semuanya masuk Antrean offline dan dikirim otomatis. Pesanan yang dibuat offline bisa langsung diterima lewat kartu Pembelian menunggu kirim → Terima semua barang. Laci & sisa hutang diperiksa server saat terkirim; bila uang laci kurang, dokumennya Ditolak server dan bisa dicoba lagi. Uang muka, tutup sisa, batal, dan retur pembelian butuh internet.
Istilah di panduan ini
- PO (pesanan pembelian)
- Daftar barang yang dipesan ke pemasok sebelum barangnya datang (purchase order). Stok dan uang belum berubah; jumlah pesanannya dibekukan sebagai pembanding saat barang diterima.
- Pemasok
- Toko grosir, agen, atau distributor tempat toko membeli barang. Disimpan sebagai kontak jenis suplier dan dipakai di setiap pembelian.
- Uang muka (DP) pemasok
- Uang yang dibayar ke pemasok sebelum barang pesanannya datang. Keluar dari kas saat dibayar, lalu otomatis memotong hutang saat barang diterima. Sisa DP pesanan yang dibatalkan atau ditutup bisa disimpan sebagai saldo di pemasok itu (memotong hutang pembelian berikutnya) atau dikembalikan ke kas.
- Penerimaan bertahap
- Satu pesanan pembelian yang barangnya datang beberapa kali. Setiap kedatangan menambah stok dan mencatat hutang senilai barang yang datang saat itu; pesanan berstatus "Sebagian diterima" sampai semua datang atau sisanya ditutup.
- Biaya landed (modal landed)
- Modal barang sampai di toko: harga beli ditambah bagian ongkos kirim, PPN, dan biaya lain, dikurangi diskon faktur. Biaya itu dibagi ke setiap barang menurut nilai barisnya, sehingga HPP rata-rata, laba, dan nilai retur memuatnya.
- Hutang pemasok
- Bagian pembelian barang yang belum dibayar ke pemasok. Tercatat otomatis saat barang diterima, lengkap dengan jatuh tempo, dan dibayar dari menu Pembelian (tidak perlu fitur Hutang piutang).
- Retur pembelian
- Barang yang sudah dibeli dikembalikan ke pemasok (rusak, kedaluwarsa, salah kirim). Stoknya keluar dengan modal pembeliannya; nilainya memotong sisa hutang ke pemasok lebih dulu, kelebihannya dikembalikan pemasok ke kas.
- HPP
- Harga pokok penjualan: modal satu barang yang terjual. Di toko ritel dihitung dari HPP rata-rata stok cabangnya, jadi setiap pembelian dengan harga beli baru ikut menggeser modal dan laba.
- HPP rata-rata
- Harga pokok rata-rata per satuan dasar di satu cabang. Setiap stok masuk bermodal menggeser rata-ratanya: (stok lama × rata-rata lama + jumlah masuk × modal masuk) ÷ stok baru.
- Satuan dasar
- Satuan terkecil sebuah barang ritel (pcs, saset, botol, kg) yang dipakai menghitung stok. Satuan besar seperti renceng atau dus berisi sekian satuan dasar.
- Aturan kas
- Pengaturan kas mana yang boleh dipilih kasir dan mana yang otomatis terpilih untuk setiap jenis transaksi dan cara bayar, untuk semua cabang atau satu cabang. Tanpa aturan, aplikasi memakai bawaan: tunai ke laci, transfer ke rekening, QRIS ke kas QRIS.
- Jatuh tempo
- Tanggal batas bon atau hutang harus dilunasi. Bon dan hutang baru mendapat jatuh tempo bawaan dari Pengaturan, bisa diubah per catatan. Yang lewat jatuh tempo dikelompokkan menurut lamanya di laporan hutang piutang.
Baca juga
- Mengatur produk, harga modal, harga jual, dan stokIsi daftar harga semua jualan konter per jenis, bedakan harga modal dan harga jual supaya laba benar, impor dari Excel atau foto, arsipkan produk lama, dan pantau stok per cabang.
- Barang ritel: kategori, satuan, barcode, harga grosir, dan riwayat stokUntuk toko kelontong, warung, dan minimarket: tambah barang dengan kategori, SKU, barcode, satuan bertingkat (pcs, renceng, dus) beserta harga grosirnya, atur batas stok menipis, dan lihat setiap stok masuk dan keluar.
- Stok opname: hitung fisik barang dan cocokkan stokHitung barang di rak per cabang (semua barang atau satu kategori) dengan scan barcode, bantu hitung per dus/renceng/pcs, lihat selisih dan nilainya, lalu selesaikan supaya stok sistem sama dengan barang yang ada.
Masih bingung?
Masuk lalu buka menu Bantuan untuk bertanya ke chatbot atau mengirim tiket ke tim Tokona.

